Hari ke-2 Festival Musik Tembi

20-May-2017




Yogyakarta, 20 Mei 2017 - Setelah sebelumnya Festival Musik Tembi 2017 dibuka oleh Sanggar Saraswati Bali, Rubah di Selatan dan NOS, dihari kedua, enam kelompok Musik Tradisi Baru ikut memeriahkan Festival Musik Tembi 2017 (19/5). Penampilan kelompok-kelompok musik ini merupakan tahap akhir kurasi menjelang Malam Penghargaan Musik Tradisi Baru 2017 oleh Festival Musik Tembi 2017.

 

Namun sebelumnya, Festival Musik Tembi hari kedua ini, diawali dengan lokakarya bersama Gayagayo dan Poovalur Sriji tentang body percussion dan kreativitas ritmik. Gayagayo sendiri merupakan kelompok yang sedang mengembangkan tradisi Nusantara terutama kaitannya dengan musik dan komposisi. Saat ini, Gayagayo sedang berfokus untuk mengembangkan musik ritmik body percussion berdasarkantari Saman dan Gidong yang berasal dari suku Gayo, NAD. Sedangkan Poovalur Sriji merupakan seorang Maestro Ritem India Karnataka, India Selatan.

 

Sekitar pukul 19.30, panggung Amphiteater telah dibuka oleh Forum Musik Tembi (fOMbi) Alabama. fOMbi Alabama merupakan forum yang menyelenggarakan Festival Musik Tembi selama 7 tahun ini.

 

Kemudian penonton diarahkan menuju panggung pendopo untuk menyaksikan penampilan dari enam kelompok Musik Tradisi Baru, diantaranya : Agneszia Ujma, Jaeko, Tanatodea, Melaynesia, Biramananta, dan Ganzer. Masing-masing kelompok menyuguhkan keunikan warna musik Nusantara pada penonton yang hadir.

 

Menurut Fauzan Ashikin selaku koordinator program festival, di awal terlihat bagai festival yang terkesan protokoler, sebab dalam panggung musik tradisi baru berlangsung live recording dalam rangka persiapan album kompilasi Musik Tradisi Baru 2017. Namun dalam akhir disuguhkan sebuah pertunjukan dari Orkes Kampung Wangak yang mampu mencairkan suasana dan menutup hari ke 2 dengan sempurna.

 

Selain itu Nandita Destriana, mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta ini mengaku senang karena musik yang disuguhkan unik. Disamping itu ia merasa bangga karena acara ini dapat kembali menumbuhkan rasa cinta terhadap negeri sendiri dengan warna-warni nuansa nada yang tersuguhkan.

 

Semakin larut, gema Festival digaungkan oleh Orkes Kampung Wangak dari Meumere, Flores, Nusa Tenggara Timur. Wangak sendiri dalam bahsa Meumere berarti hujan dan badai, menginterpretasikan Wangak sebagai kata lain "dahsyat". Gaung yang "dahsyat" ini sekaligus menutup Festival Musik Tembi hari kedua. Akan tetapi Festival ini masih akan berlangsung hingga tanggal 20 Mei 2017 di Tembi Rumah Budaya, sekaligus penganugrahan Musik Tradisi Baru. (*)







ARSIP

2018

06-March-2018

Etnomusiklopedia 3

ETNOMUSIKLOPEDIA #3 : Art in Education and Entertainment“PESONA ETNONESIA – Ragam Budaya Dendang Nusantara”“Ditengah

2017

20-May-2017

Hari ke-2 Festival Musik Tembi

Yogyakarta, 20 Mei 2017 - Setelah sebelumnya Festival Musik Tembi 2017 dibuka oleh Sanggar Saraswati Bali, Rubah di Selatan dan NOS, dihari kedua,

20-May-2017

Festival Musik Tembi Menjadi Ruang Kreatif Dan Berproses Bersama

Festival Musik Tembi 2017 resmi dibuka, Kamis (18/5) di Tembi Rumah Budaya Yogjakarta, Yopei Edho selaku ketua panitia Festival Musik Tembi 2017

17-May-2017

Festival Musik Tembi 2017 kedatangan Poovalur Sriji, musisi etnik dari Dallas, Texas

Seorang Maestro Ritem India Karnataka, India Selatan,Poovalur Sriji ikut menyemarakkan Festival Musik Tembi 2017. Seorang komposer produktif,

17-May-2017

Festival Musik Tembi 2017 Kembali Digelar

Festival Musik Tembi, Pesta bunyi-bunyian Nusantara yang dinisiasi oleh Forum Musik Tembi kembali digelar, mengusung tema Mercusuara, mengajak

05-May-2017

SELAMAT!!

FESTIVAL MUSIK TEMBI 2017PANGGUNG“MUSIK TRADISI BARU 2017”PENGUMUMAN HASIL SELEKSI AWALSELEKSI NON-MUSIKAL, BERDASARKAN PERSYARATAN:Usia

09-February-2017

DICARI MUSIK TRADISI BARU 2017

DICARI !!! MUSIK TRADISI BARU 2017Musik Tradisi BaruMusik Tradisi Baru merupakan sebuah program Festival Musik Tembi yang berupa ruang kreatif

2016

10-May-2016

Tembi Bersemarak Lewat Bunyi

10 Mei 2016Festival Musik Tembi (FMT) akan kembali diselenggarakan pada 19-21 Mei mendatang. Tahun 2016 merupakan tahun ke-6 festival musik multi-genre

2015

15-May-2015

Potret Ke-Nusantaraan di Festival Musik Tembi 2015

Memasuki usia yang ke-5 ini, Festival Musik Tembi siap diselenggarakan kembali. Gelaran yang mengusung musik multi genre ini akan diselenggarakan

30-April-2015

Festival Musik Tembi 2015 Usung Tema “Jalan-Jalan”

Memasuki usia yang ke-5 ini, Festival Musik Tembi siap diselenggarakan kembali. Gelaran yang mengusung musik multi genre ini akan diselenggarakan

16-April-2015

[Pre-event Festival Musik Tembi 2015]

‘Satu Dalam Musik’Dalam rangka menyambut gelaran tahun ke-5 Festival Musik Tembi 2015 pada bulan Mei nanti, Forum Musik Tembi (FoMbi)

16-April-2015

SELAMAT DATANG TEMAN BARU FOMBI!!

VOLUNTEER FESTIVAL MUSIK TEMBI 2015L.ORafidha DeviyaniRahayu Sulasti AntiniFemy RatnapuriNadya Sivanya RheisaGoretti Setia WandaArum RokhkusumasisthaLintangSaptian

09-April-2015

Dicari Musik Tradisi Baru 2015

29-March-2015

Open Volunteer FMT 2015

2014

27-December-2014

TELISIK ALBUM KOMPILASI MUSIK TRADISI BARU #1 ;PERJALAN UNTUK MUSIK INDONESIA

Dalam ruang ekspresi, manusia selalu diberi kesempatan yang sangat luas. Tidak ada hukum yang menjelaskan bahwa mereka dilarang untuk berimajinasi

24-December-2014

Album Kompilasi Musik Tradisi Baru 2014, Sukses Dirilis!

Forum Musik Tembi (FoMbi) kembali merilis album kompilasi Musik Tradisi Baru (MTB) pada Jumat, 12 Desember 2014 kemarin. Ini adalah tahun keempat

24-December-2014

Festival Musik Tembi 2014: Cuci Mata di Pasar Musik

“Festival Musik Tembi 2014 itu acara yang musik banget”Demikian kurang lebih salah satu komentar dari seorang bintang tamu yang tampil

07-December-2014

FoMbi Merilis Album Kompilasi Musik Tradisi Baru 2014

Mei 2014 lalu, genap 4 tahun perjalanan Festival Musik Tembi. Forum Musik Tembi (FoMbi) secara konsisten selalu mewadahi karya-karya musisi kreatif